Nilai Global Menuju Penyatuan Dunia

Setelah perang dunia kedua sebuah gelombang peristiwa penyatuan dan pengorganisasian yang tidak dapat diramalkan, dimulai dengan PBB, menyapu dunia.

Masing-masing dari mereka mencoba untuk menanamkan gagasan nilai-nilai global, identitas dan kewarganegaraan sebagai genosida terhadap nilai-nilai nasionalisme yang bertanggung jawab atas perang bencana. Perdamaian adalah menjadi argumen utama untuk membawa 'tatanan dunia / pemerintah yang bisa menghilangkan perang selamanya. Tapi gagasan pemerintahan dunia, dengan pengecualian beberapa organisasi zaman baru seperti Konstitusi Dunia dan Parlemen, aktif sejak tahun 1960-an, tidak mendapatkan penerimaan sampai tahun 1980-an.

Pada tahun 1980-an ledakan organisasi dan peristiwa esoterik memasuki tahapan penghembusan nilai-nilai global baru kepada dunia. Lagu “We are the World” bukan sembarang lagu populer. Lagu itu adalah proklamasi teologi baru. Peristiwa dan organisasi seperti World Healing Day, World Instant of Cooperation, World Peace Day, Annual Global Mind Link, Human Unity Conference, World Conference on Religion and Peace, Provisional World Parliament, tiba-tiba muncul dengan agenda dunia mereka dan program universal untuk ‘mempromosikan kedamaian dunia’. World Constitution and Parliament Association memproklamasikan bahwa tujuan mereka adalah “segera memulai pemerintahan dunia dengan lebih dari 70% wilayah Bumi yang dimasukkan di awal rencana. World Healing Day menuntut dari para pendukungnya “usaha berdedikasi untuk mempraktekkan dan mengekspresikan kedamaian dalam hidup keseharian, dengan cara menyadari bahwa kedamaian harus di mulai dalam hati dan pikiran masing-masing orang”.

Peristiwa bertema lingkungan juga menyita ‘perhatian global’, yang menghasilkan pada tahun 1992 ‘Earth Summit’ di Rio de Janeiro. Bersamaan dengan ide pemerintahan dunia, bertumbuh pula ide agama dunia. Sejak tahun 1980-an ide ini telah memperoleh pengakuan yang cukup. Kapel antar agama sekarang menjadi biasa di beberapa bandara dan universitas. Beberapa di antaranya telah mengadakan perayaannya sendiri. Gerakan ini mengarah kepada pendirian ulang Parliament of World Religions Conference yang diadakan di Chicago, the United Religions Initiative dan United Religions Charter. Peristiwa-peristiwa ini mempopulerkan ungkapan universal seperti ‘kesadaran universal’ dan ‘kesadaran global’, yang secara bertahap menjadi hal yang lazim di antara para intelektual terkenal.

CNN media-mogul Ted Turner secara terbuka berbicara tentang jaman baru dan kebutuhan untuk memperkuat PBB menuju pemerintahan dunia. Harry Belafonte, musisi yang bertanggung jawab untuk konser dan album “We Are the World”, mendeklarasikan bahwa kampanye lagu tersebut adalah bagian dari pendirian pemerintahan dunia yang dijalankan oleh PBB. John Price, penulis Amerika yang terkemuka dan organiser acara World Healing Day, mengklaim bahwa kita sudah ada di dalam “Jaman Baru” penciptaan peradaban dunia baru, yaitu, “The Aquarian Civilisation”.

Jaman Baru adalah sesuai dengan mode mutakhir. Hampir setiap toko buku memiliki bagian yang dikhususkan untuk jaman baru, sebuah ungkapan yang walaupun tidak cukup dipahami oleh setiap orang namun akrab bagi kebanyakan orang. Ekspresi semacam itu biasanya diasosiasikan dengan UFO, okultisme, astrologi, meditasi, dll. Hanya beberapa orang yang tahu siapa itu Alice Ann Bailey (1880-1949), yang paling berjasa dalam mengembangkan infrastruktur dan mempersembahkan strategi gerakan jaman baru (new age) sekarang. Dia mendirikan Lucis Trust pada tahun 1922 yang awalnya disebut perusahaan penerbitan Lucifer yang saat ini membanggakan keanggotaan 6000 orang. Beberapa pemimpin politik dan keuangan paling masyhur di dunia telah bergabung dengan organisasi ini termasuk: Robert McNamara, Donald Regan, Henry Kissinger, David Rockefeller, Paul Volker dan George Schultz. Ini adalah grup yang sama yang menjalankan Council on Foreign Relations, organisasi elit yang bertanggungjawab untuk pendirian PBB.

Robert McNamara, mantan presiden Bank Dunia dan mantan sekertaris pertahanan Amerika adalah juga direktur World Future Society, asosiasi Jaman baru lainnya yang menemukan apa yang mereka sebut ‘studi tentang masa depan’ sebagai disiplin keilmuan yang sekarang diajarkan di lebih dari 200 universitas yang mengklaim telah “memberi penerangan ringkas kepada President Reagan di masa depan, bersamaan dengan wakil President Bush, Donald Regan, dan staf Gedung Putih lainnya.” Asosiasi ini mengklaim partisipasi dari para politisi seperti Al Gore dan Newt Gingrich, dan penulis jaman baru seperti Marilyn Ferguson, penulis The Aquarian Conspiracy. Apa yang dilakukan para tokoh kapitalis terkemuka itu dengan Alice Bailey dan filosofi jaman barunya? Hal apa yang mengikat mereka bersama?